
Sukabumi – Sektor pertanian di Desa Muaradua, Kecamatan Kadudampit, mendapatkan perhatian serius pemerintah pusat untuk meningkatkan infrastruktur pendukung. Kelompok Tani (Poktan) Harapan Jaya saat ini tengah melaksanakan kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) yang didanai oleh Kementerian Pertanian melalui APBN Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan data di lapangan, kegiatan yang masuk dalam program Bantuan Pemerintah untuk Pekerjaan Irigasi Tersier (BANPEM PITER) ini memiliki nilai pagu anggaran sebesar Rp 100.000.000,-. Proyek tersebut dilaksanakan dengan skema swakelola oleh kelompok tani setempat, yang dijadwalkan berlangsung selama empat bulan, terhitung sejak 2 Maret hingga 30 Juli 2026.
Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya, Pak Amas. mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat krusial bagi keberlangsungan usaha tani di wilayahnya. Menurutnya, perbaikan jaringan irigasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan distribusi air ke lahan-lahan pertanian warga guna menjaga produktivitas hasil panen.
”Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan RJIT ini. Saluran irigasi yang baik adalah kunci keberhasilan panen bagi petani di sini. Kami berkomitmen untuk melaksanakan pekerjaan ini secara transparan dan sebaik mungkin, agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh seluruh anggota kelompok tani dan masyarakat sekitar dalam jangka panjang,” ujar Pak Ama saat ditemui di lokasi kegiatan pada Kamis, 23 April 2026.
Pak Amas menambahkan, proses pengerjaan saat ini terus dipantau dan dilakukan secara gotong royong oleh para anggota kelompok untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.
Dengan adanya rehabilitasi irigasi ini, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Muaradua dapat meningkat, sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tingkat daerah.
Hingga saat ini, pengerjaan proyek terpantau berjalan lancar sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang telah ditetapkan.
Kontributor : Trio D
Widiyano*©
