
Pendidikan – Program pendidikan karakter berbasis militer, diusulkan DPRD Jawa Barat agar jadi kurikulum muatan lokal (Mulok) di sekolah dan disambut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Jika itu terealisasi, ke depan semua siswa di Jawa Barat bakal mengikuti pendidikan kedisiplinan bersama TNI.
Menindaklanjutinya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun bakal menyediakan sarana maupun prasarana pendukungnya.
Gubernur Jawa Barat menilai disiplin adalah kunci dalam dunia kerja.
“Kalau sistematika dalam pembentukan karakter TNI itu dibangun dalam sistem, pendidikan kita akan terbentuk,” jelas Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat mengungkapkan, sempat melepas para siswa yang pergi ke Jepang sebanyak 750 orang.
Mereka, sambung Dedi Mulyadi, dididik lembaga pendidikan dan keterampilan.
Ternyata, jelas Gubernur Jawa Barat, pembentukan karakternya sama yakni karakter disiplin militer.
Sehingga, menurut Dedi Mulyadi, memahami disiplin militer bukan disiplin alat perang, tetapi disiplin untuk memasuki pasar kerja.
“Karena pada akhirnya seluruh jejaring pasar kerja itu memerlukan disiplin,” tutur Gubernur Jawa Barat.
Dengan dimasukkannya program pendidikan karakter kemuatan lokal alias Mulok, tegas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, maka diharapkan seluruh siswa bisa mendapat pendidikan kedisiplinan secara merata. (*)
![]()
