



Sukabumi.Pendidikan – Kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mawar Merah yang berlokasi di Jl. Cijengkol-Bungbulang RT/RW.10/01 desa Lembur Sawah Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, diduga enggan memberikan keterangan kepada awak media saat hendak dikonfirmasi terkait Biaya Operasional Pendidikan (BOP) Kesetaraan. Sabtu, 25 November 2025.
Namun, saat awak media berusaha melakukan konfirmasi langsung ke PKBM Mawar Merah, pihak kepala PKBM justru tidak ada di tempat. Sedangkan yang dimana diketahui PKBM Mawar merah Setiap Hari Sabtu melaksanakan KBM. Di Lokasi kami hanya bertemu dengan Wanita Paruh baya yang enggan disebut namanya Mengatakan “Duka kamana, da teu araraya”. (jika diartikan dalam bahasa Indonesia Ucap NS itu saya tidak tau, dan Tidak ada orang satupun kecuali saya). Ungkapnya.
Hal ini menimbulkan dugaan adanya ketertutupan dalam pengelolaan dana bantuan tersebut.
Fenomena seperti ini disayangkan, mengingat pers memiliki fungsi sebagai pilar keempat demokrasi. Menurut Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta berperan menyiarkan informasi kepada publik.
Sikap tertutup Kepala PKBM Mawar Merah terhadap wartawan justru menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat. Bahkan, sejumlah warga menduga adanya indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran, hingga muncul istilah “PKBM siluman” yang hanya aktif saat pencairan dana berlangsung.
Lain Tempat. Dedi Irawan Perwakilan dari Ormas IWSI (Ikatan Warga Satya Indonesia) ketika dihubungi via WhatsApp. Untuk dimintai tanggapan perihal Dugaan PKBM siluman, Mengatakan
“Seharusnya Dinas Pendidikan, khususnya bidang Pendidikan Non Formal (PNF), menindak tegas oknum PKBM yang dicurigai tidak transparan dalam mengelola anggaran pemerintah,” Tegasnya.
Sebagai Tambahan.
Tentunya kini PKBM Mawar Merah menjadi sorotan publik dan diharapkan pihak terkait segera mengambil langkah evaluasi serta penindakan agar dana BOP benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukan, transparan, dan akuntabel. Tutup Dedi.
Sampai berita ini diterbitkan, dikarenakan tidak adanya Respon dari kepsek PKBM Mawar Merah, Een Nurlaela, S. Pd.
Saat dihubungi via WhatsApp yang hanya dibaca saja.
Laporan : Yayan Royandi
Kontributor : Trio D (Dedi, Dento, Dolex)
Redaktur Berita : Widiyano
![]()
