
SUKABUMI – Kondisi infrastruktur SDN Pasirmuncang di Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, kian mengkhawatirkan. Bangunan sekolah yang menjadi tempat menimba ilmu bagi anak-anak desa setempat kini dalam kondisi rusak parah, terutama pada bagian atap yang tampak bolong dan lapuk di berbagai sisi. Jum’at, 27/02/2026.



Kepala Sekolah SDN Pasirmuncang, Ibu Yuyun, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ini. Menurutnya, kerusakan ini bukan hal baru, melainkan kondisi yang sudah dibiarkan selama bertahun-tahun tanpa adanya sentuhan renovasi dari pemerintah.
Menanti Uluran Tangan Pemerintah
Ibu Yuyun berharap adanya tindakan nyata dari pemangku kebijakan, baik di tingkat daerah maupun pusat. Beliau menegaskan bahwa pihak sekolah sangat membutuhkan alokasi dana untuk perbaikan demi menjamin keamanan siswa.
”Kami sangat berharap kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pendidikan terkait agar memberikan perhatian serius bagi sekolah kami. Sudah bertahun-tahun sekolah ini tidak pernah mendapatkan perbaikan maupun alokasi dana rehabilitasi bangunan dari pemerintah,” ujar Ibu Yuyun.
Ancaman Keselamatan Siswa
Pantauan di lokasi menunjukkan kayu-kayu penyangga atap di selasar kelas sudah banyak yang patah dan genteng yang berjatuhan. Jika terus dibiarkan tanpa perbaikan, dikhawatirkan struktur bangunan akan ambruk dan membahayakan keselamatan warga sekolah saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Ketiadaan alokasi dana selama bertahun-tahun ini menjadi tanda tanya besar bagi wali murid dan masyarakat sekitar. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan melalui Kepala Sekolah ini dapat segera didengar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi agar SDN Pasirmuncang segera mendapatkan bantuan renovasi total.
“Harapan kami sederhana, anak-anak bisa belajar dengan tenang tanpa harus takut atap sekolah ambruk saat hujan atau angin kencang,” pungkasnya.
Kontributor : Cef Yusuf
Red*©
